AWESOMENESS Start from Us, MAHAsiswa

NDONESIA. Kita semua cinta Indonesia. Akan tetapi, semua orang membicarakan masalah. Mengapa kita tidak mulai menyalakan lilin?Stop cursing the darkness, lets light more candle. Ciptakan sesuatu untuk Indonesia yang lebih baik. Sesuatu yang menginspirasi, menggerakkan, dan mengubah (:

Bicara tentang Indonesia, bukan hanya bicara soal presiden, menteri, dan anggota DPR. Namun, bicara tentang sebuah tanggung jawab. Tanggung jawab orang-orang yang merasa peduli dengan nasib bangsa ini. Tanggung jawab orang-orang yang peduli dengan masa depan kualitas sumber daya manusia di negeri ini, pemuda pemudi generasi penerus bangsa. INDONESIA.

Sudah bukan masanya lagi kita sibuk mencari siapa yang salah. Sudah bukan waktunya lagi kita sibuk saling membantah. Memang, secara konstitusional, hal ini merupakan tanggung jawab pemerintah sebagai penyelenggara negara. Namun, secara moral, masing-masing dari kita memiliki tanggung jawab yang besar untuk turut ikut serta.

Teringat sebuah tagline andalan yang seringkali kita teriakkan ketika kita menyandang predikat sebagai salah satu bagian dari agent of change. “HIDUP MAHASISWA !!!”

Sampai detik ini, saya pun masih bingung. Ketika kita berteriak “HIDUP MAHASISWA !!!”, sebenarnya kita harus berteriak sambil mengangkat tangan kanan atau mengangkat tangan kiri? Namun, hal itu tidaklah terlalu penting, yang terpenting, jangan sampai kita angkat kaki dari substansi peran mahasiswa itu sendiri.

  • Saat mahasiswa Indonesia sedang sibuk memperdebatkan isu demi isu via twitter, mahasiswa India sedang sibuk mengembangkan media sosial berikutnya setelah twitter daluarsa.
  • Saat mahasiswa Indonesia sedang asik mendiskusikan intrik politik di negaranya, mahasiswa Singapura sedang asik membahas terobosan teknologi mutakhir yang lebih gila lagi.
  • Saat mahasiswa Indonesia sedang galau memprediksi bentuk soal ujian nasional besok, mahasiswa Eropa sedang galau memikirkan strategi mengatasi global warming.
  • Saat mahasiswa Indonesia sedang belajar untuk memimpin satu negara, mahasiswa Jepang sedang belajar untuk memimpin satu dunia.

                                                                            (Aichiro Suryo Prabowo)

Tentu ada alasan mengapa yang tersemat di depan kata “Mahasiswa” adalah kata “MAHA”. Mengapa bukan “Minisiswa” atau “Siswa” saja mungkin, tanpa perlu embel-embel apapun. Iya, karena sebenarnya…lingkungan di sekitar kita menantikan sesuatu yang bersifat “MAHA”, sesuatu yg bersifat “BESAR” dari kehadiran para mahasiswa itu sendiri. Yeah! because AWESOMENESS start from us, MAHAsiswa.

“a Cloud that is being studied, while looking for a place to send down the Rain.”

Segumpal awan yang sedang belajar, sambil mencari tempat untuk turunkan hujannya. Sebuah hujan yang memberikan inspirasi untuk berkontribusi. Sebuah hujan yang menyebarkan energi-energi positif bagi lingkungan di sekitarnya…INDONESIA. Itulah mereka, MAHAsiswa.

.

.

http://www.youngontop.com/notes/awesomeness-start-from-us-mahasiswa-v6wwhcvy-hh8bcqtq-ixyoaaq4-wn3jbnnl-yavqcyu0-fiufh9ra-et7ygdqe

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s