My Inspiration

 

Steve Jobs

http://www.youtube.com/watch?v=UF8uR6Z6KLc

Rules of Three”. Salah satu teknik berpidato dan berbicara yang dipakai Steve Jobs, yang dapat membuat seluruh audiens fokus. Sebuah teknik pidato yang membagi pembicaraan dalam tiga bagian. Dalam pidato ini, secara gamblang Steve Jobs menyampaikan:

“Today I want to tell you three stories of my life. That’s it. No big deal. Just three stories”.

Pembukaan ini begitu ringkas dan mempersiapkan audiens untuk mendengarkan apa tiga cerita yang akan disampaikan Steve Jobs selanjutnya.

“Stay Hungry, Stay Foolish”.

Tetaplah merasa lapar dan bodoh, agar Anda terus belajar dan mencari sesuatu yang besar dan bermanfaat untuk hidup Anda.

Inilah “call to action” atau seruan yang diinginkan Steve Jobs agar diingat oleh audiens setelah pidatonya berakhir saat itu. Sebuah pidato yang disampaikan oleh Steve Jobs di depan seluruh mahasiswa Stanford University yang baru lulus pada tahun 2005 lalu.

Pidato ini merupakan salah satu pidato sambutan terbaik yang paling banyak dikutip oleh orang-orang di seluruh dunia. Pesan-pesan yang disampaikan Steve Jobs begitu menggugah bagi setiap orang terutama generasi muda agar selalu mengikuti kata hati, pantang menyerah, dan senantiasa bersungguh-sungguh untuk berbuat yang terbaik.

Bung Hatta

Jika India memiliki MahatmaGandhi sebagai bapak negarawan yang sederhana, santun, dan bersahaja bagi rakyatnya, maka Indonesia memiliki Bung Hatta. Beliau senantiasa menampilkan sikap yang santun terhadap siapapun baik kawan maupun lawan. Hal itu terlihat pada saat Bung Hatta mulai tidak sepaham dengan Bung Karno. Beliaumenganggap Bung Karno sudah ke-kiri-kirian, terlebih saat Bung Karno mencetuskan ide NasakomBung Hatta yang sudah tidak sepaham lagi dengan Bung Karno memilih mengundurkan diri pada tanggal 1 Desember 1956. Kejujuran yang diperlihatkan Bung Hatta dalam hal ini justru menunjukkan sikap ksatria seorang negarawan yang patut dihargai dan dicontoh. Kendati demikian, hubungan pertemanan antara Bung Hatta dan Bung Karno tidak berubah menjadi sebuah permusuhan. Namun, Bung Hatta tetap melakukan kerja sama yang kritis terhadap Bung Karno (critical cooperation). Sosok figur seperti Bung Hatta inilah yang benar-benar memberi kita contoh tentang makna sebenarnya dari sebuah posisi yang digadang-gadang sebagai orang nomor-2 di negara ini pada saat itu, Wakil Presiden Republik Indonesia.

Jujur di sini, tidak hanya terbatas pada tidak melakukan praktik KKN selama berkuasa atau menjabat. Namun, lebih dari itu, Bung Hatta jujur terhadap hati nuraninya.”

 

Martin Luther King

Anaphora adalah melakukan pengulangan dari sebuah kata (atau kelompok kata) dalam beberapa kalimat yang berurutan. Pengulangan dilakukan untuk memberi penekanan. Inilah inti pesan yang ingin disampaikan dan diharapkan untuk terus diingat oleh audiens. Penggunaan anaphora ketika dipadukan dengan nada suara tertentu juga mampu menciptakan efek dramatis terutama menjelang penutupan sebuah presentasi.

Contoh anaphora paling terkenal adalah pidato Martin Luther King ketika dia mengulang sebanyak delapan kali frase “I have a dream”. Inilah kutipan pidatonya:

“Let us not wallow in the valley of despair, I say to you today, my friends.

And so even though we face the difficulties of today and tomorrow, I still have a dream. It is a dream deeply rooted in the American dream.

I have a dream that one day this nation will rise up and live out the true meaning of its creed: “We hold these truths to be self-evident, that all men are created equal.”

I have a dream that one day on the red hills of Georgia, the sons of former slaves and the sons of former slave owners will be able to sit down together at the table of brotherhood.

I have a dream that one day even the state of Mississippi, a state sweltering with the heat of injustice, sweltering with the heat of oppression, will be transformed into an oasis of freedom and justice.

I have a dream that my four little children will one day live in a nation where they will not be judged by the color of their skin but by the content of their character.

I have a dream today!

I have a dream that one day, down in Alabama, with its vicious racists, with its governor having his lips dripping with the words of “interposition” and “nullification” — one day right there in Alabama little black boys and black girls will be able to join hands with little white boys and white girls as sisters and brothers.

I have a dream today!

I have a dream that one day every valley shall be exalted, and every hill and mountain shall be made low, the rough places will be made plain, and the crooked places will be made straight; “and the glory of the Lord shall be revealed and all flesh shall see it together.”

.

.

“More people we KNOW, we SEE, we MEET, more things we TRY to DO…more Experience we will GET.”

Sebuah konsep untuk Bertemu dengan banyak orang, sharing danbrainstorming pengalaman dengan mereka, dan kemudian mencontoh sisi positif dan kelebihan yang mereka miliki dengan style dan cara saya sendiri.

Meet more people, sharing and brainstorming experience with them, andthen follow their positives and strengths that they have with my own styleand manner. Meet and interact with people and new environments, gain knowledge, share experiences, add relationships, and reap a millioninspiration for my life and Indonesia. That’s a big dream… a dream and a way to develop my sense of love for this country, nation, and ourhomeland, INDONESIA.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s