Public Speaking Theory in Al Quran (Q.S. Ar-Rahman)

  

(1) alrrahmaan(2) ‘allama alqur-aana (3) khalaqa al-insaana 

…………………………………………………………………………………….

Malam itu, entah kenapa kaki ini tiba-tiba serentak berteriak sangat kompak..

Kaki Broo: “Mas Broo! Malam ini ayo kita traveling !!!”

Mas Broo: “Woy Broo! Tarawih coy. Lo maunya traveling mulu. Nanti dimarahin Bro sama Mama!”

Kaki Broo: “Kita tetap pergi Tarawih malam ini Broo! Kalau kata Riani (5 cm), yang kita perlukan hanyalah kaki yang akan melangkah lebih jauh dari biasanya. Ayo kita Tarawih di Masjid UI !!!”

Mas Broo: (angin tiba-tiba berhembus membelai rambut si Mas Broo layaknya model iklan shampoo)

Kaki Broo: “Zzz -_- .. Aduh, mulai kerasukan setan lebay ni anak.”

.

Astaghfirullah. Hei! pergilah kalian wahai setan – setan lebay dari sepuluh jemari tanganku ini! Husshhh ! Pergi sana!

Ehm2.. Oke, back to laptop!

Ternyata, selalu ada sebuah alasan mengapa Tuhan mengarahkan kaki ini melangkah ke Masjid UI. Surat Ar Rahman yang di senandungkan dengan sangat sangat indah oleh sang Imam Masjid UI saat Shalat Tarawih berhasil membuat hampir seluruh makmum meneteskan air mata ikhlas. Sebuah rantai ikatan kimia H2O tiba-tiba dengan ikhlas menyapa kornea, lalu jatuh ke retina.

FABIAYYI ALAA ‘IRAABIKUMAA TUKADZDZIBAANN

“Then which of the favours of your Lord will you deny?”

“Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?”

  • diulang sebanyak 31 kali
  • di akhir setiap ayat yang menjelaskan nikmat Allah yang diberikan kepada manusia

.

Di bagian ini, kita sedikit menoleh ke sejarah Amerika. Pernah dengar speech ini?

Let us not wallow in the valley of despair. I say to you today, my friends, that in spite of the difficulties and frustrations of the moment, I still have a dream. It is a dream deeply rooted in the American dream. I have a dream that one day this nation will rise up and live out the true meaning of its creed: “We hold these truths to be self-evident: that all men are created equal.” I have a dream that one day on the red hills of Georgia the sons of former slaves and the sons of former slave owners will be able to sit down together at a table of brotherhood. I have a dream that one day even the state of Mississippi, a state, sweltering with the heat of injustice, sweltering with the heat of oppression, will be transformed into an oasis of freedom and justice.I have a dream that my four little children will one day live in a nation where they will not be judged by the color of their skin but by the content of their character. I have a dream today.

— Dr. Martin Luther King Jr.

In August 1963, Dr. Martin Luther King Jr. led the great march on Washington, where he delivered this memorable speech in front of 250,000 people gathered by the Lincoln Memorial and millions more who watched on television. Dr. Martin Luther King Jr. menggunakan teori Anaphora dalam men-deliver speech-nya ke ribuan rakyat Amerika saat itu.

Anaphora is a rhetorical term for the repetition of a word or phrase at the beginning of successive clauses. By building toward a climax, anaphora can create a strong emotional effect.

Kalimat “I have a dream” diulang beberapa kali dalam speech ini .Speech ini menjadi sangat legendaris. Speech ini sering dijadikan raw model bagi para public speakers ketika menyusun sebuah naskah pidato atau bahkan ketika menyampaikan pidato di depan publik. Penggunaan teori Anaphora dalam men-deliver sebuah speech pun menjadi sangat popular sejak saat itu.

.

Akan tetapi…

Ratusan tahun yang lalu, jauh sebelum Dr. Martin Luther King Jr. menggunakan teori Anaphora dalam speech nya yang terkenal sangat legendaris itu, Ar-Rahman, ALLAH SWT, telah terlebih dulu menggunakannya di dalam Al Quran:

FABIAYYI ALAA ‘IRAABIKUMAA TUKADZDZIBAANN

“Then which of the favours of your Lord will you deny?”

“Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?”

  • diulang sebanyak 31 kali
  • di akhir setiap ayat yang menjelaskan nikmat Allah yang diberikan kepada manusia

.

Jadi, siapa yang seharusnya kita jadikan raw model ?

Jadi, nikmat Tuhanmu manakah yang kamu dustakan?

Subhanallah..

(:

.

Oh iya, “mungkin” itulah salah satu dari ribuan alasan mengapa ALLAH dalam Surat Ar-Rahman menyusun ayat yang berbunyi ‘allama alqur-aana sebelum ayat khalaqa al-insaana. 

  

(1) alrrahmaan(2) ‘allama alqur-aana (3) khalaqa al-insaana 

.

Dan KAU hadir,

merubah segalanya,

menjadi lebih INDAH..

.

Subhanallah. ALHAMDULILLAH..

(:

.

.

Tulisan ini.. bukan untuk mengajari apalagi menggurui, tetapi sebuah sarana untuk sama-sama BELAJAR khususnya bagi penulis yang memang masih butuh banyak BELAJAR. Learning by writing 🙂

Tulisan ini.. hanya sebuah cuilan kecil keinginan hati penulis untuk menggoreskan warna, seperti merah bertemu jingga. Mengukir cermin, seperti cahaya bertemu prisma.

.

.

Inspired by:

  • Imam Tarawih Masjid UI, Ramadhan 1433 H, 2012 M
  • Khotbah by Nouman Ali Khan in Masjid Wilayah Persekutuan, Kuala Lumpur, Malaysia on Sep 5th, 2013

http://www.alquran-indonesia.com/web/quran/listings/details/55

http://grammar.about.com/od/ab/g/anaphora.htm

http://en.wikipedia.org/wiki/Anaphora_(rhetoric)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s