Merantaulah (Syair Imam Asy-Syafi’i)

ﻣﺎ ﻓﻲ ﺍﻟﻤﻘﺎﻡ
ﻟـﺬﻱ ﻋﻘـﻞٍ ﻭﺫﻱ ﺃﺩﺏٍ ﻣﻦ ﺭﺍﺣﺔ
Orang pandai dan beradab,
tak kan diam di kampung halaman

ﻓـﺪﻉ ﺍﻷﻭﻃـﺎﻥ ﻭﺍﻏﺘـﺮﺏ
Tinggalkan negerimu dan merantaulah ke negeri orang

ﺳﺎﻓﺮ
ﺗﺠـﺪ ﻋﻮﺿـﺎً ﻋﻤـﻦ ﺗﻔﺎﺭﻗـﻪ
Pergilah!
kan kau dapatkan pengganti dari kerabat dan teman

ﻭﺍﻧﺼﺐ ﻓﺈﻥ ﻟﺬﻳﺬ ﺍﻟﻌﻴﺶ ﻓﻲ
ﺍﻟﻨﺼـﺐ
Berlelah-lelahlah, manisnya hidup terasa setelah lelah berjuang

ﺇﻧﻲ ﺭﺃﻳـﺖ ﻭﻗـﻮﻑ ﺍﻟﻤـﺎﺀ ﻳﻔﺴـﺪﻩ
Aku melihat air yang diam menjadi rusak karena diam tertahan

ﺇﻥ ﺳﺎﺡ ﻃﺎﺏ ﻭﺇﻥ ﻟﻢ ﻳﺠﺮ ﻟﻢ ﻳﻄـﺐ
Jika mengalir.. menjadi jernih, jika tidak.. dia kan keruh menggenang

ﻭﺍﻷﺳﺪ ﻟﻮﻻ ﻓﺮﺍﻕ ﺍﻷﺭﺽ ﻣﺎ ﺍﻓﺘﺮﺳﺖ
Singa tak kan pernah memangsa jika tak tinggalkan sarang

ﻭﺍﻟﺴﻬﻢ ﻟﻮﻻ ﻓﺮﺍﻕ ﺍﻟﻘﻮﺱ ﻟﻢ ﻳﺼـﺐ
Anak panah jika tidak tinggalkan busur tak kan kena sasaran

ﻭﺍﻟﺸﻤﺲ ﻟﻮ ﻭﻗﻔﺖ ﻓﻲ ﺍﻟﻔﻠﻚ
ﺩﺍﺋﻤـﻪ ًﻟﻤﻠﻬﺎ ﺍﻟﻨﺎﺱ ﻣﻦ ﻋﺠـﻢ ﻭﻣـﻦ ﻋـﺮﺏ
Jika saja matahari di orbitnya tak bergerak dan terus diam, tentu manusia bosan padanya dan enggan memandang

ﻭﺍﻟﺒﺪﺭ ﻟﻮﻻ ﺃﻓﻮﻝ ﻣﻨﻪ
ﻣﺎ ﻧﻈﺮﺕ ﺇﻟﻴﻪ ﻓﻲ ﻛﻞ ﺣﻴﻦ ﻋﻴﻦ ﻣﺮﺗﻘﺐ
Rembulan jika terus-menerus purnama sepanjang zaman, 0rang-orang tak kan menunggu saat munculnya datang

ﻭﺍﻟﺘﺒﺮ ﻛﺎﻟﺘﺮﺏ ﻣﻠﻘـﻲ
ﻓـﻲ ﺃﻣﺎﻛﻨـﻪ
Biji emas bagai tanah biasa sebelum digali dari tambang

ﻓـﺈﻥ ﺗﻐـﺮﺏ ﻫـﺬﺍ ﻋـﺰ ﻣﻄﻠـﺒـﻪ
Setelah diolah dan ditambang manusia ramai
memperebutkan

ﻭﺍﻟﻌﻮﺩ ﻓﻲ ﺃﺭﺿﻪ ﻧﻮﻉ ﻣﻦ ﺍﻟﺤﻄـﺐ
Kayu gahru tak ubahnya kayu biasa didalam hutan

ﻭﺇﻥ ﺗﻐـﺮﺏ ﺫﻟـﻚ ﻋـﺰ ﻛﺎﻟـﺬﻫـﺐ
Jika dibawa ke kota berubah mahal seperti emas
.
.

Sumber:

Guru ngaji paling sabar, Pak Banu Muhammad (Dosen FE UI)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s